Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Dialektika Muda Indonesia Gelar 'Democracy Lab: Youth Political Camp' di Pasir Bungkirit Kuningan

0

 


​Kuningan — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan generasi muda, Dialektika Muda Indonesia menggelar kegiatan Democracy Lab: Youth Political Camp pada 27–28 Oktober 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari satu malam ini berlokasi di kawasan alam terbuka kaki Gunung Ciremai Pasir Bungkirit, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.


​Mengusung konsep outdoor political camp, kegiatan ini mengombinasikan diskusi interaktif, materi edukatif, hingga panggung kebudayaan untuk merawat nilai-nilai demokrasi dan literasi politik di kalangan pemuda.


​Perwakilan Dialektika Muda Indonesia, Mohammad Ramadoni, menyampaikan bahwa pemuda dan mahasiswa memiliki peran sejarah yang sangat krusial dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda tidak boleh sekadar dijadikan peringatan sejarah rutin tahunan.


​"Sumpah Pemuda harus menjadi refleksi aktif atas komitmen kebangsaan kita. Di tengah dinamika sosial-politik yang terus berkembang, penting bagi kita untuk menyediakan ruang edukasi yang inklusif, kritis, dan kolaboratif bagi generasi muda," ujar Mohammad Ramadoni di sela-sela kegiatan, Rabu (28/10/2026).


​Ramadoni menambahkan bahwa Democracy Lab dirancang khusus sebagai wadah pembekalan, diskusi, dan aksi nyata. Melalui pendekatan berkemah di alam terbuka, para peserta diajak untuk memperkuat pemahaman etika politik dan kepemimpinan dalam mengawal masa depan bangsa.


​"Melalui konsep camp ini, kami ingin menciptakan suasana dialog yang lebih cair namun tetap kritis. Kami berharap para peserta dapat mengonsolidasikan gagasan serta membangun jejaring kolaborasi antar-organisasi dan komunitas di wilayah Kuningan dan sekitarnya," lanjutnya.


​Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK/MA se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan), mahasiswa, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), pegiat komunitas sosial, hingga aktivis muda.


​Selama dua hari pelaksanaan tersebut, para peserta mengikuti serangkaian agenda utama seperti Diskusi Politik dan Demokrasi yang diisi oleh para narasumber yang sudah tertera dalam pamflet seperti Prof. Dr. Muradi, S.S,M.Si., M.Sc., Ph.D, (Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjajaran), Dudi Setiawan S.Sos (aktivis 98), Dede Permana S. Sos (Pembina PHSI Kota Cirebon, Ridho Arafat (Pegiat Literasi). Selain itu, acara juga diisi dengan Panggung Refleksi Sumpah Pemuda, serta momen keakraban Api Unggun & Malam Kebangsaan.


​Melalui penyelenggaraan acara ini, Dialektika Muda Indonesia berharap lahir generasi muda yang tidak hanya melek politik dan kritis terhadap pengawalan demokrasi, tetapi juga mampu menjaga persatuan dan mewujudkan keadilan sosial di tengah masyarakat.


Salah satu narasumber, Dede Permana menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan kesadaran sosial bagi generasi muda di tengah arus modernisasi.​Menurut Dede, pemuda masa kini tidak hanya dituntut untuk berpikir kritis, tetapi juga harus memiliki pijakan identitas yang kuat serta kepedulian sosial yang tinggi.


​"Pemuda harus punya identitas dan kembali ke akar. Selain harus kritis, pemuda juga harus peduli dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Teruslah berorganisasi dan berdiskusi hingga menemukan jalan serta peran kalian masing-masing," tutur Dede. 


Sementara itu,Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cirebon, Samsina menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif yang digagas oleh Dialektika Muda Indonesia, terlebih acara ini diselenggarakan bertepatan dengan momen bersejarah Sumpah Pemuda.


​Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan pesan dari Bupati Cirebon, H. Imron Rosadi, yang turut memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya Democracy Lab bagi pemuda se-Ciayumajakuning ini.


​"Acara ini sangat baik dan krusial bagi pengembangan kapasitas pemuda. Bapak Bupati Cirebon, H. Imron Rosadi, sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap generasi muda dapat menjadi pelopor serta mitra strategis dalam pembangunan daerah," pungkasnya. 




Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top